Pages

Showing posts with label education. Show all posts
Showing posts with label education. Show all posts

Tuesday, 27 November 2012

Primary Resources

I've just found this site while searching an article about how to make play script from a story book, which was my daughter's literacy homework this week. I think this site will be useful for me in teaching my daughters as I didn't have any British education background. There, you can find about all subjects are taught in primary school.


Primary Resources - Free teaching resources, lesson plans, teaching ideas & worksheets for primary and elementary teachers

Wednesday, 31 October 2012

Surat Keterangan (mutasi sekolah) tidak terpakai!

Setelah berada di UK lebih dari 6 bulan, kami baru sempat melakukan prosedur lapor diri ke Indonesian Embassy. Sebenarnya bulan Mei lalu, kami sudah menyiapkan semua dokumennya, dan bermaksud lapor diri bersamaan dengan acara Kibar Gathering. Tapi, kami datang terlambat, kesempatan untuk lapor diri yang difasilitasi panitia terpaksa tidak dapat kami pergunakan :(

Sampai akhirnya suami berencana ke Kedutaan untuk mengurus exit permit, sekalian lapor diri. Kami siapkan lagi dokumennya (paspor, pas foto, formulir lapor diri), Surat Keterangan (dari Kemendiknas) mutasi sekolah anak-anak yang dulu kami urus sewaktu di Indonesia, dan juga surat-surat sehubungan dengan penerimaan sekolah di Southampton karena sekolah yang dinyatakan dalam surat keterangan berbeda dengan sekolah anak kami sekarang ini, just in case.

Dan, ternyata, Kedutaan tidak memerlukan semua surat keterangan itu! Pihak kedutaan menjelaskan hal ini karena ada perbedaan sistem administrasi di UK dan Indonesia. Di UK, untuk mendaftarkan sekolah atau pindah sekolah tidak memerlukan berbagai prosedur administrasi dan birokrasi yang panjang, cukup mendaftar via online atau mengisi formulir yang didapat di city council, bahkan surat keterangan dari negara asal pun tidak diperlukan. Di Indonesia, untuk mendapatkan surat keterangan itu, kami harus minta tandatangan dari tingkat kecamatan, kota/kabupaten, propinsi, sampai pusat! (Baca : Mengurus administrasi pindah sekolah ke luar negeri)

Dokumen yang nantinya digunakan sehubungan dengan sekolah anak sewaktu kami kembali ke Indonesia adalah surat keterangan dari sekolah anak terakhir dan surat keterangan dari kedutaan.

Tuesday, 27 March 2012

Mengurus administrasi pindah sekolah ke luar negeri


Sehubungan dengan rencana kepindahan anak-anak, mengikuti ayahnya yang sedang tugas belajar di luar negeri, maka kami harus mengikuti serangkaian prosedur untuk administrasi kepindahan sekolah anak-anak. Berdasarkan pengalaman, berikut ini adalah langkah-langkah yang telah kami lalui :

1.    Buat surat permohonan pindah sekolah ke sekolah asal;
Ketika saya menyampaikan rencana kepindahan kami kepada kepala sekolah tempat anak-anak belajar selama ini, pihak sekolahlah yang menyiapkan surat permohonan tersebut.
2.   Sekolah asal akan membuatkan surat keterangan pindah sekolah (yang ditandatangani Kepala Sekolah);
3.    Surat tersebut harus diotorisasi di UPTD Dinas pendidikan tingkat kecamatan;
4.       Kemudian minta otorisasi di Dinas Pendidikan tingkat Kabupaten/Kota;
5.       Selanjutnya otorisasi Dinas Pendidikan tingkat Propinsi;
6.       Mengurus di Dirjen Dikdasmen, syaratnya:
a.    Surat Keterangan pindah sekolah yang sudah diotorisasi sebelumnya
b.      Fotokopi rapor
c.       Pas foto
d.      Mengisi formulir yang disediakan

Proses otorisasi masing-masing sekitar 5 – 10 menit saja, kecuali jika pejabat yang berwenang sedang tidak ada di tempat, maka surat (mungkin) baru bisa diambil keesokan harinya.

Sebenarnya kami juga tak habis pikir, kenapa harus meninta otorisasi (pengesahan surat) berjenjang dari tingkat kecamatan sampai tingkat pusat (kementrian). Tidak bisakah prosedur itu diringkas?